About

Selasa, 22 November 2016

Seni Rupa Indonesia Modern
Istilah “modern” dalam seni rupa Indonesia yaitu betuk dan perwujudan seni yang terjadi akibat dari pengaruh kaidah seni Barat / Eropa. Dalam perkembangannya sejalan dengan perjuangan bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan

1. Masa Perintis
Dimulai dari prestasi Raden Saleh Syarif Bustaman (1807 – 1880), seorang seniman Indonesia yang belajar kesenian di eropa dan sekembalinya di Indonesia ia menyebarkan hasil pendidikannya. Kemudian Raden Saleh dikukuhkan sebagai bapak perintis seni lukisan modern
Dengan gaya Romantisme yaitu suatu gaya lukisan yang penuh perasaan yang dilebih-lebihkan
BERBURU Banteng. Itulah judul salah satu lukisan legendaris hasil karya Raden Saleh Syarif Bustaman (1807 – 1880),

Raden Saleh, Banteng melawan Singa
2. Masa seni lukis Indonesia jelita / moei (1920 – 1938)
Ditandai dengan hadirnya sekelompok pelukis barat yaitu Rudolf Bonnet, Walter Spies, Arie Smite, R. Locatelli dan lain – lain. Ada beberapa pelukis Indonesia yang mengikuti kaidah / teknik ini antara lain: Abdulah Sr, Pirngadi, Basuki Abdullah, Wakidi dan Wahid Somantri
Pada masa ini lukisan selalu mengambil obyek yang indah-indah penuh kesejukan dan kedamaian seperti obyek pemandangan, model-model perempuan yang cantik jelita
      
 450 × 231 ,Lukisan Rudolf Bonet, Koleksi Presiden Soekarno
     Basuki_abdullah_balinese beauty.jpg
  

Lukisan Karya Walter Spies

71 X 139 cm, Abdullah SS, Mountain Lanscape

3. Masa PERSAGI (1938 – 1942)
PERSAGI (Peraturan Ahli Gambar Indonesia) didirikan tahun 1938 di Jakarta yang diketuai oleh Agus Jaya Suminta dan sekretarisnya S. Sujoyono, sedangkan anggotanya Ramli, Abdul Salam, Otto Jaya S, Tutur, Emira Sunarsa (pelukis wanita pertama Indonesia) PERSAGI bertujuan agar para seniman Indonesia dapat menciptakan karya seni yang kreatif dan berkepribadan Indonesia dengan mengacu kepada karakter masing-masing pelukis.

S. Sudjoyono, “Tjap Go Meh”, 1940 

S. Sudjoyono,Didepan Kelambu Terbuka



Otto Djaya, Penggodaan


Dullah, Persiapan Gerilya,130X151
4. Masa Pendudukan Jepang (1942 – 1945)
Pada jaman Jepang para seniman Indonesia disediakan wadah pada balai kebudayaan Keimin Bunka Shidoso. Para seniman yang aktif ialah: Agus Jaya, Otto Jaya, Zaini, Kusnadi dll. Kemudian pada tahun 1945 berdiri lembaga kesenian dibawah naungan POETRA (Pusat tenaga Rakyat) oleh empat sekawan: Soekarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara dan KH. Mansur


5. Masa Sesudah Kemerdekaan (1945 – 1950)
Pada masa ini seniman banyak teroragisir dalam kelompok – kelompok diantaranya:
Sanggar seni rupa masyarakat di Yogyakarta oleh Affandi, Seniman Indonesia Muda (SIM) di Madiun, oleh S. Sudjoyono, Pusat Tenaga Pelukis Indonesia (PTPI) Djajanegara asmoro, Himpunan Budaya Surakarta (HBS) dll



Affandi, Potret Diri

Seni Rupa Modern Seni rupa modern terlahir akibat adanya dorongan untuk tetap menjaga nilai estetik yang terus terancam oleh beragam permasalahan. Seni rupa modern melahirkan “Conceptual Art “ atau “Seni Konseptual”. Conceptual Art adalah suatu usaha menempatkan ide, konsep, dan gagasan sebagai masalah utama dalam menciptakan karya seni. Adapun bentuk objek dan material yang menjadi unsur seni rupa hanya dianggap sebagai efek samping dari konsep tersebut.

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2016/01/seni-rupa-modern-pengertian-aliran-ciri.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.
Home » Adat » Seni » Seni Rupa Modern : Pengertian, Aliran, Ciri-ciri, dan Contohnya Seni Rupa Modern : Pengertian, Aliran, Ciri-ciri, dan Contohnya Administrator Add Comment Adat, Seni Rabu, 13 Januari 2016 Berdasarkan masa munculnya, seni rupa dibedakan menjadi 3 yaitu seni rupa tradisional daerah, seni rupa kontemporer, dan seni rupa modern. Pada artikel kali ini, kita akan membahas salah satu dari ketiga kesenian tersebut. Kita akan membahas tentang seni rupa modern mulai dari pengertian, ciri-ciri, aliran, dan contoh-contoh karyanya disertai gambar lengkapnya. Silakan disimak! Seni Rupa Modern Seni rupa modern terlahir akibat adanya dorongan untuk tetap menjaga nilai estetik yang terus terancam oleh beragam permasalahan. Seni rupa modern melahirkan “Conceptual Art “ atau “Seni Konseptual”. Conceptual Art adalah suatu usaha menempatkan ide, konsep, dan gagasan sebagai masalah utama dalam menciptakan karya seni. Adapun bentuk objek dan material yang menjadi unsur seni rupa hanya dianggap sebagai efek samping dari konsep tersebut. Seni Rupa Modern : Pengertian, Aliran, Ciri-ciri, dan Contohnya 1. Pengertian Seni Rupa Modern Pengertian seni rupa modern didefinisikan sebagai seni rupa diciptakan dengan ide dan wujud yang tidak terbatas pada budaya atau pakem-pakem suatu daerah. Seni rupa modern adalah hasil karya seni rupa yang tercipta dari kreativitas dan inovasi. Karya-karya dalam seni rupa modern menekankan beberapa unsur yang antara lain unsur eksperimen, pembaruan, kebaruan, dan orisinalitas. Kendati diciptakan dengan ide dan wujud yang tidak terbatas pada pakem tertentu, seni rupa modern tetap mengandung filosofi dan disesuaikan dengan aliran-aliran seni rupa yang ada. 2. Aliran Seni Rupa Modern Ada 15 aliran seni rupa modern. Aliran-aliran tersebut antara lain aliran Naturalisme, Realisme, Romantisme, Impresionisme, Ekspresionisme, Kubisme, Fauvisme, Dadaisme, Futurisme, Surealisme, Pop Art (Popular Art), Post Modern (Kontemporer), Konstruktivisme, Neo-Klasik, dan Abstraksionisme. Untuk mengetahui penjelasan dan keterangan dari ke 15 aliran seni rupa tersebut, Anda bisa berkunjung ke artikel ini. 3. Ciri-ciri Seni Rupa Modern Karya-karya dalam seni rupa modern dapat dikenali melalui beberapa ciri. Ciri-ciri seni rupa modern tersebut antara lain: Tidak terikat pada pakem-pakem tertentu. Minimalis Rasionalitas Dominan bentuk-bentuk geometris Tidak ada unsur ornament Universal Fungsionalitas diprioritaskan Orisinalitas Penguatan dalam konsep Kreativitas Memutus hubungan dengan sejarah 4. Fungsi dan Tujuan Seni Modern Hadirnya seni rupa modern telah memberikan beragam manfaat. Manfaat, tujuan, dan fungsi seni rupa modern tersebut antara lain: Seni rupa modern memberikan warna baru dalam pemenuhan kebutuhan fisik dan psikis manusia. Kebutuhan fisik manusia dipenuhi oleh munculnya bentuk-bentuk dan desain arsitektur baru dan seperti alat-alat transportasi, rumah, fashion, dan lain-lain. Sedangkan kebutuhan psikis manusia dipenuhi oleh munculnya aliran-aliran seni rupa baru, misalnya dalam seni lukis atau cabang seni rupa lainnya. Meningkatkan kepopuleran para seniman, hal ini karena pada setiap karya yang diciptakan nama seniman pembuatnya selalu disertakan. Penemuan-penemuan baru hasil eksperimen para seniman modern memberikan masyarakat banyak pilihan dalam menentukan karya seni yang disukainya. 5. Contoh Seni Rupa Modern Contoh seni rupa modern dapat kita temukan pada lukisan-lukisan karya beberapa seniman tanah air seperti Raden Saleh, Abdulah Sr, Syarif Bustaman, Pirngadi, Wakidi, Basuki Abdullah, Wahid Somantri, S. Sujoyono, Agus Jaya Suminta, Ramli, Otto Jaya S, Tutur, Abdul Salam, dan Emira Sunarsa.

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2016/01/seni-rupa-modern-pengertian-aliran-ciri.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.
Home » Adat » Seni » Seni Rupa Modern : Pengertian, Aliran, Ciri-ciri, dan Contohnya Seni Rupa Modern : Pengertian, Aliran, Ciri-ciri, dan Contohnya Administrator Add Comment Adat, Seni Rabu, 13 Januari 2016 Berdasarkan masa munculnya, seni rupa dibedakan menjadi 3 yaitu seni rupa tradisional daerah, seni rupa kontemporer, dan seni rupa modern. Pada artikel kali ini, kita akan membahas salah satu dari ketiga kesenian tersebut. Kita akan membahas tentang seni rupa modern mulai dari pengertian, ciri-ciri, aliran, dan contoh-contoh karyanya disertai gambar lengkapnya. Silakan disimak! Seni Rupa Modern Seni rupa modern terlahir akibat adanya dorongan untuk tetap menjaga nilai estetik yang terus terancam oleh beragam permasalahan. Seni rupa modern melahirkan “Conceptual Art “ atau “Seni Konseptual”. Conceptual Art adalah suatu usaha menempatkan ide, konsep, dan gagasan sebagai masalah utama dalam menciptakan karya seni. Adapun bentuk objek dan material yang menjadi unsur seni rupa hanya dianggap sebagai efek samping dari konsep tersebut. Seni Rupa Modern : Pengertian, Aliran, Ciri-ciri, dan Contohnya 1. Pengertian Seni Rupa Modern Pengertian seni rupa modern didefinisikan sebagai seni rupa diciptakan dengan ide dan wujud yang tidak terbatas pada budaya atau pakem-pakem suatu daerah. Seni rupa modern adalah hasil karya seni rupa yang tercipta dari kreativitas dan inovasi. Karya-karya dalam seni rupa modern menekankan beberapa unsur yang antara lain unsur eksperimen, pembaruan, kebaruan, dan orisinalitas. Kendati diciptakan dengan ide dan wujud yang tidak terbatas pada pakem tertentu, seni rupa modern tetap mengandung filosofi dan disesuaikan dengan aliran-aliran seni rupa yang ada. 2. Aliran Seni Rupa Modern Ada 15 aliran seni rupa modern. Aliran-aliran tersebut antara lain aliran Naturalisme, Realisme, Romantisme, Impresionisme, Ekspresionisme, Kubisme, Fauvisme, Dadaisme, Futurisme, Surealisme, Pop Art (Popular Art), Post Modern (Kontemporer), Konstruktivisme, Neo-Klasik, dan Abstraksionisme. Untuk mengetahui penjelasan dan keterangan dari ke 15 aliran seni rupa tersebut, Anda bisa berkunjung ke artikel ini. 3. Ciri-ciri Seni Rupa Modern Karya-karya dalam seni rupa modern dapat dikenali melalui beberapa ciri. Ciri-ciri seni rupa modern tersebut antara lain: Tidak terikat pada pakem-pakem tertentu. Minimalis Rasionalitas Dominan bentuk-bentuk geometris Tidak ada unsur ornament Universal Fungsionalitas diprioritaskan Orisinalitas Penguatan dalam konsep Kreativitas Memutus hubungan dengan sejarah 4. Fungsi dan Tujuan Seni Modern Hadirnya seni rupa modern telah memberikan beragam manfaat. Manfaat, tujuan, dan fungsi seni rupa modern tersebut antara lain: Seni rupa modern memberikan warna baru dalam pemenuhan kebutuhan fisik dan psikis manusia. Kebutuhan fisik manusia dipenuhi oleh munculnya bentuk-bentuk dan desain arsitektur baru dan seperti alat-alat transportasi, rumah, fashion, dan lain-lain. Sedangkan kebutuhan psikis manusia dipenuhi oleh munculnya aliran-aliran seni rupa baru, misalnya dalam seni lukis atau cabang seni rupa lainnya. Meningkatkan kepopuleran para seniman, hal ini karena pada setiap karya yang diciptakan nama seniman pembuatnya selalu disertakan. Penemuan-penemuan baru hasil eksperimen para seniman modern memberikan masyarakat banyak pilihan dalam menentukan karya seni yang disukainya. 5. Contoh Seni Rupa Modern Contoh seni rupa modern dapat kita temukan pada lukisan-lukisan karya beberapa seniman tanah air seperti Raden Saleh, Abdulah Sr, Syarif Bustaman, Pirngadi, Wakidi, Basuki Abdullah, Wahid Somantri, S. Sujoyono, Agus Jaya Suminta, Ramli, Otto Jaya S, Tutur, Abdul Salam, dan Emira Sunarsa.

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2016/01/seni-rupa-modern-pengertian-aliran-ciri.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.

0 komentar:

Posting Komentar